Gerakan Mahasiswa sebagai Kelompok Penekan, Keluarga Mahasiswa UGM dari masa orde lama hingga pasca Reformasi

Judul: Gerakan Mahasiswa sebagai Kelompok Penekan, Keluarga Mahasiswa UGM dari masa orde lama hingga pasca Reformasi.
Penulis : Luthfi Hamzah Husin
Penerbit: PolGov, Cetakan I, September 2014, 168 hlm. 14x21 cm
ISBN : 978-602-145-323-0
Pengulas buku: Pera Sagala

*
Baru-baru ini negeri ini dihebohkan dengan beritanya BEM UI yg berani mengkritik presiden. Maka mengangkat buku ini di Rabu Review mendapatkan momentum dan menjadi menarik, meski buku ini kubaca dengan santai beberapa waktu lalu.
*

Gerakan mahasiswa tidak pernah bisa dilepaskan dari sejarah Republik Indonesia. Sejak pembentukan Republik Indonesia, perubahan2 kepemimpinan dan perubahan Rezim, orde ke orde pemerintahan , Mahasiswa memiliki peranan yang penting yg dalam buku ini disebut sebagai komunitas penekan. Tentunya bukan jenis mahasiswa yang kuliah saja yg memberikan perubahan arah politik negeri ini, namun mahasiswa yg mengisi waktu luangnya di organisasi mahasiswa intern maupun ekstern.

Buku ini disusun berdasarkan struktur kronologis waktu. Dirunut sejak awal terbentuknya Universitas Gajah Mada UGM dan Keluarga Mahasiswa UGM. Diselipkan dengan teori-teori ideologi, gerakan mahasiswa, sosial politik sesuai dgn perubahan dimasa nya. Menjadikan buku ini menguliti sejarah secara mendasar dan runut.

Studinya membedah KM UGM, namun apa yg terjadi di KM UGM cukup mewakili gerakan Mahasiswa Indonesia secara keseluruhan. Kampus ini sangat dominan di gerakan mahasiswa Nasional, dan cukup banyak mewarnai perubahan politik Nasional maupun sistem pendidikan di perguruan tinggi. Contohnya pembentukan Dewan Mahasiswa yg menjadi cikal bakal Dewan Mahasiswa di universitas lain di Indonesia yg sekarang dikenal dengan Pemerintahan Mahasiswa, dan BEM. Di kampus ini pula dimulai kebijakan NKK/BKK tahun 1978, yaitu pembekuan gerakan mahasiswa. Mengebiri mahasiswa dari mengurusi permasalahan bangsa. Cukup belajar aja di kampus, dan membiarkan jurang dengan kehidupan nyata semakin berjarak.

Buku ini memetakan dengan jelas perubahan bentuk gerakan dari masa ke masa, dan ideologi mahasiswa yg mempengaruhi gerakan tersebut. Ya... mahasiswa sebagai kelompok penekan digerakkan oleh ideologi yg membentuk geraknya. Ada 3 ideologi besar yg berkembang sejak awal, dan ideologi itu sendiri tidak lepas dari tradisi yg kuat di Indonesia, yaitu Jawa-Hindu, Islam dan komunisme/sosialisme dari pemikiran Barat.

Dalam gerakan mahasiswa, ideologi2 ini dibawa oleh organisasi ekstra kampus seperti GMNI, HMI, CGMI dan yg termuda KAMMI. Para aktor ekstra kampus ini juga duduk di organisasi intra kampus dan menentukan arah gerakan mahasiswa.

Nah..gak heran kan.. kalau Ketua BEM UI itu kemudian diungkit-ungkit dari organisasi apa?

No comments:

Powered by Blogger.